Aktif dan Kreatif

Aktif dan Kreatif

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpatiā€(Matius 10:16)

Allah merancang umat-Nya untuk aktif dan kreatif. Allah tidak pernah merancang umat-Nya menjadi pemalas dan lambat berpikir. Karena Allah mau setiap umat kepunyaan-Nya berhasil dalam hidupnya.

Allah menciptakan manusia sebagai mahluk ciptaan yang paling mulia dan sempurna di antara segala mahluk ciptaan Allah. Bahkan manusia diciptakan segambar dan serupa Allah, untuk menguasai ciptaan yang lain. Kejadian 1:26-28 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Untuk itu manusia dibekali dengan kreatifitas dari Allah.

Tetapi karena dosa menguasai manusia maka kreatifitas itu menjadi terpendam, sehingga manusia menjadi tidak kreatif. Ciri-ciri manusia tidak kreatif diantaranya :

– Suka mencari alasan, supaya terhindar dari tanggungjawab.
– Suka melemparkan tanggungjawab, karena mau enaknya sendiri.
– Suka mencari kambing hitam, untuk membernarkan dirinya sendiri.

Kejadian 3:11-13 Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?” Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.” Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Dengan demikian manusia menjadi lemah dan dikuasai oleh dunia.Tuhan Yesus datang ke dunia untuk memulihkan manusia seperti pada awal penciptaan. Manusia yang mau menyadari kelemahannya dan bergantung sepenuhnya pada Allah akan mendapat kekuatan yang baru dari Allah. Oleh sebab itu, jangan hanya melihat diri sendiri, pandanglah Tuhan Yesus yang memiliki kuasa di bumi dan di sorga, Kalau kita percaya kepada-Nya maka kita akan dipulihkan dan diberi kuasa untuk mengalahkan dunia. Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Keberhasilan berpihak kepada orang yang aktif dan kreatif, maka jadilah cerdik seperti ular, dan tulus seperti merpati. Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *