Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.(Matius 26:41) Sebelum Tuhan Yesus diserahkan untuk disalib, Tuhan Yesus mengajar para murid bagaimana supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan, atau terbebas dari pencobaan. Karena sekuat-kuatnya seseorang belum tentu kuat ketika menghadapi pencobaan, apalagi ketika para murid sudah tidak lagi bersama-sama dengan Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus akan segera diserahkan untuk disalib. Apalagi di jaman sekarang ini manusia diperhadapkan kepada banyak pilihan yang mungkin itu sebuah pencobaan yang harus dihadapinya. Tuhan Yesus memberikan kunci untuk menghadapi pencobaan, yaitu berjaga-jaga dan berdoa. Oleh sebab itu kita harus memahami terlebih dahulu apaRead More →

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. (Yohanes 4:23) Iblis dan setan selalu berusaha agar manusia tidak lagi menyembah Allah, tetapi akan mengarahkan agar manusia menyembah kepada Iblis dan setan. Melalui berbagai tipu muslihat Iblis dengan berbagai media dan peralatan, Iblis berusaha menipu manusia agar lebih tertarik untuk menyembah selain Tuhan. Dengan cara yang licik dan membodohi manusia dengan menakut-nakuti manusia seperti yang dilakukan terhadap masyarakat primitive, manusia diarahkan untuk menyembah dan memuja matahari, bulan, bintang, gunung, pohon besar, burung dan binatang lainya. Tetapi pada jaman sekarang cara iniRead More →

“Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalan-Nya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2 Tawarikh 7:14) Keadilan Allah berupa hukuman atas umat-Nya pada waktu umat-Nya mengalami kemerosotan moral, ketidak-acuhan rohani, dan kompromi dengan dunia harus ditegakkan. Hukuman itu berupa kekeringan, kemandulan, dan penyakit sampar. Akan tetapi kesetiaan Allah pada umat-Nya juga tetap berlaku, yaitu suatu janji yang bersyarat yang diberikan Allah kepada umat-Nya, dimana jika umat-Nya ingin mengalami pemulihan dan kebangunan rohani baik secara pribadi maupun secara nasional, maka langkah-langkah berikut harus dilakukan : Merendahkan diri.Read More →

Orang benar akan hidup oleh iman (Roma 1:17) Makan untuk hidup atau hidup untuk makan. Bukankah pertanyaan ini sering diajukan kepada kita, ataupun kita mengajukannya kepada orang lain? Bukan perkara makan atau tidak makan supaya kita hidup. Melainkan karena iman kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kita hidup. Apabila dengan iman kita menerima Yesus ke dalam hati dan menyerahkan kehidupan kita untuk taat kepada-Nya, maka di dalam Dia kita menerima kehidupan Allah itu. Kehidupan itu bukan sesuatu yang baru akan diterima di sutu dunia yang lain atau mendatang. Hal itu adalah sesuatu yang dapat kita alami di dunia ini, sekarang juga. “”Barang siapa memiliki Anak (Yesus),Read More →

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1Timotius 6:10) Sering kita menjumpai orang yang mengatakan bahwa keuangan dan kerohanian itu tidak nyambung, bahkan bertentangan, karena ketika kita membicarakan masalah keuangan, seseorang cenderung tidak rohani dan hanya mementingkan diri sendiri. Karena uang tidak mengenal saudara atau teman. Uang hanya mengenal anak (bunga) dan keuntungan. Bila kita meneliti lebih dalam Alkitab dengan jelas berbicara masalah uang. Uang sama sekali bukan ukuran seseorang itu rohani atau tidak. Uang tidak menyebabkan manusia berdosa, tetapi manusia sendiri yang karena ketamakannya terhadap uang, ia relaRead More →

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Matius 6:33) Bila kita merenungkan firman Tuhan di atas, maka kita segera mendapati bahwa firman Tuhan tersebut radikal bagi orang yang mendengarnya. Tuhan Yesus berfirman, ” …… carilah dahulu kerajaan Allah…” Firman ini pasti akan menimbulkan perdebatan. Mengapa? Karena kebanyakan orang berpikir bahwa yang seharusnya didahulukan dalam hidupnya adalah bagaimana mendapat sejumlah uang, bagaimana aku harus berbusana, bagaimana mencari makan, bagaimana memiliki mobil, rumah yang besar, dsb. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian besar dalam kehidupan kita bukanlah kerajaan Allah, melainkan cara kita mengurus diri agar dapat hidup. Yesus membalik urutannya dengan menyuruhRead More →