Bebas Dari Pencobaan

Bebas Dari Pencobaan

Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.(Matius 26:41)

Sebelum Tuhan Yesus diserahkan untuk disalib, Tuhan Yesus mengajar para murid bagaimana supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan, atau terbebas dari pencobaan. Karena sekuat-kuatnya seseorang belum tentu kuat ketika menghadapi pencobaan, apalagi ketika para murid sudah tidak lagi bersama-sama dengan Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus akan segera diserahkan untuk disalib. Apalagi di jaman sekarang ini manusia diperhadapkan kepada banyak pilihan yang mungkin itu sebuah pencobaan yang harus dihadapinya.

Tuhan Yesus memberikan kunci untuk menghadapi pencobaan, yaitu berjaga-jaga dan berdoa. Oleh sebab itu kita harus memahami terlebih dahulu apa itu pencobaan, sehingga kita dapat dengan mudah dan jelas dalam menghadapi pencobaan dan menang atas pencobaan.

  1. Pencobaan dari mana datangnya?

Yakobus 1:13-15 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Dari Firman Tuhan di atas dengan jelas dinyatakan :

  1. Pencobaan datangnya bukan dari Allah. Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat dan Allah tidak mencobai siapapun. Allah tidak pernah main-main, Allah tidak mau coba-coba. Ia mengenal manusia sampai kedalam hati yang paling dalam. Allah Maha Tahu dan Maha Kuasa.
  2. Pencobaan datangnya dari Iblis melalui keinginan-keinginan manusia. Setelah manusia jatuh ke dalam dosa, manusia selalu tidak puas, manusia tidak bisa mensyukuri apa yang telah diterimanya. Manusia selalu ingin yang lebih dan lebih lagi. Celah inilah yang dimanfaatkan Iblis untuk menipu manusia sehingga hidupnya menderita dan kehilangan damai sejahtera. Dan akhirnya manusia menghujat Allah.
  3. Bebas dari pencobaan bagaimana caranya?

Untuk bebas dari pencobaan seseorang harus selalu berjaga-jaga dan berdoa.

  1. Berjaga artinya selalu Sian sedia, waspada, sadar, tidak dalam keadaan tidur. Sehingga seseorang yang berjaga-jaga tahu apa yang sedang terjadi, tahu siapa musuh yang sebenarnya. Efesus 6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
  2. Berdoa artinya selalu ada komunikasi dengan Tuhan. Komunikasi selalu diawali dengan relasi atau hubungan yang baik. Seseorang tidak akan bisa berdoa kalau hubungannya dengan Tuhan tidak baik atau belum dipulihkan. Bagaimana kita harus berdoa? Matius 21:22 Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. Doa dengan penuh kepercayaan / iman / mengandalkan Tuhan.
  3. Bagaimana dengan Anda?
  4. Apakah Anda selalu berjaga, sadar dan selalu mengingat Tuhan Yesus?
  5. Apakah Anda menyediakan waktu untuk berdoa? Hanya satu jam saja!

Berjaga-jaga dan berdoalah selalu Tuhan Yesus akan mencurahkan berkat-Nya untuk Anda. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *