“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Matius 6:33) Bila kita merenungkan firman Tuhan di atas, maka kita segera mendapati bahwa firman Tuhan tersebut radikal bagi orang yang mendengarnya. Tuhan Yesus berfirman, ” …… carilah dahulu kerajaan Allah…” Firman ini pasti akan menimbulkan perdebatan. Mengapa? Karena kebanyakan orang berpikir bahwa yang seharusnya didahulukan dalam hidupnya adalah bagaimana mendapat sejumlah uang, bagaimana aku harus berbusana, bagaimana mencari makan, bagaimana memiliki mobil, rumah yang besar, dsb. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian besar dalam kehidupan kita bukanlah kerajaan Allah, melainkan cara kita mengurus diri agar dapat hidup. Yesus membalik urutannya dengan menyuruhRead More →

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku (Matius 16:24) Salib merupakan lambang penderitaan. Penderitaan bukan karena akibat dari melakukan kesalahan sendiri, tetapi penderitaan oleh karena melakukan kebenaran. Tuhan Yesus disalibkan bukan karena kesalahan-Nya sendiri, melainkan karena dosa manusia. Tuhan Yesus rela disalib karena kasih-Nya akan manusia, sehingga Ia rela menderita untuk menebus manusia dari segala dosanya. Sehingga manusia yang percaya pada penebusan Tuhan Yesus, tidak lagi mengalami penderitaan kekal di neraka, tetapi mendapatkan kemuliaan di sorga, kerena segala penderitaannya sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Setiap orang yang mauRead More →

Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya (Mazmur 46:2-4) Menjadi orang Kristen bukan berarti kita tidak lagi mengalami persoalan dan pergumulan dalam hidup kita. Selama kita hidup di dunia ini, masalah selalu datang. Itu sebabnya penting sekali bagi setiap orang yang telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus di kayu salib, menyadari siapa kita di dalam Tuhan, dan siapa Allah yang kita sembah. Dengan demikian, kita akan tahun bagaimana meresponi atau bersikap terhadap setiapRead More →

Pada waktu penghakiman Tuhan Yesus akan memberikan mahkota kepada setiap orang percaya dan telah teruji kesetiannya, sehingga melakukan hal yang baik dan berharga sampai akhir. Mahkota adalah sebuah lambang penghargaan yang tertinggi bagi yang menerimanya. Karena mahkota hanya dipakai oleh Raja atau Pangeran, ahli waris kerajaan. Di sorga mahkota sangat diperlukan, Dalam Kitab Wahyu 4:9-10, disebutkan bahwa setiap waktu penghuni sorga selalu memuji, memulyakan dan menyembah Tuhan Yesus, dan setiap orang yang memuji, memulyakan dan menyembah Tuhan Yesus, mereka akan menaruh mahkota di hadapan/ di bawah kaki Tuhan Yesus, sebagai pengagungan terhadap Tuhan Yesus. Oleh sebab itu perlu sekali setiap orang percaya memperoleh mahkota ketikaRead More →

… perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:…seorang…yang menimbulkan pertengkaran saudara (Amsal 6:16,19) Sebuah peribahasa Vietnam berkata, “Kedekatan saudara sekandung itu seperti kedekatan tangan dengan kaki.” Maka, sebenarnya pihak-pihak itu tak bisa saling melukai,sebab sakitnya akan terasa oleh semua. Selama berpuluh tahun Miryam dan Harun setia menyertai dan mendukung Musa-adik mereka-dalam memimpin bangsa Israel. Namun pada satu titik, mereka iri pada hubungan pribadi Musa yang istimewa dengan Tuhan-bahkan Tuhan berbicara kepadanya muka dengan muka (ayat 8). Hingga Miryam dan Harun tega berkata tajam, “Sungguhkah Tuhan berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?” (ayat 1, 2). Dan atas sikap tersebut, Tuhan bertindak.Read More →

Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. (Ibrani 10:24) Di dalam Tuhan, kita sesama orang percaya sebagai tubuh Kristus dituntut untuk saling memperhatikan, mendorong dalam kasih dan mendorong dalam pekerjaan baik. Setiap orang yang hidup di dunia ini harus bekerja. Pekerjaan yang seperti apa yang dikehendaki oleh Tuhan? Sebab ada pekerjaan baik dan ada pula pekerjaan yang tidak baik. Tuhan menghendaki kita melakukan pekerjaan baik. Bagaimana kita tahu pekerjaan kita baik? Sehingga kita dapat mendorong orang lain untuk melakukan pekerjaan baik. Sebab Tuhan Yesus yang akan menguji setiap perbuatan orang. Dalam Kitab Wahyu 1:14 dijelaskan bahwa mataRead More →