Kunci Pemulihan

Kunci Pemulihan

“Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalan-Nya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2 Tawarikh 7:14)

Keadilan Allah berupa hukuman atas umat-Nya pada waktu umat-Nya mengalami kemerosotan moral, ketidak-acuhan rohani, dan kompromi dengan dunia harus ditegakkan. Hukuman itu berupa kekeringan, kemandulan, dan penyakit sampar. Akan tetapi kesetiaan Allah pada umat-Nya juga tetap berlaku, yaitu suatu janji yang bersyarat yang diberikan Allah kepada umat-Nya, dimana jika umat-Nya ingin mengalami pemulihan dan kebangunan rohani baik secara pribadi maupun secara nasional, maka langkah-langkah berikut harus dilakukan :

  1. Merendahkan diri.

Umat Allah harus menyadari kegagalan mereka, menunjukkan kesedihan atas dosa mereka dan memperbaharui komitmen mereka untuk melakukan kehendak Allah. Merendahkan diri di hadapan Allah dan Firman-Nya berarti mengakui kemiskinan rohani pribadi.

  1. Berdoa.

Umat Allah harus berseru dengan bersungguh-sungguh kepada-Nya, dan harus sepenuhnya bergantung kepada-Nya dan percaya bahwa Dia akan turun tangan. Doa itu harus sungguh-sungguh dan tak putus-putusnya hingga Allah menjawab doa kita.

  1. Mencari wajah-Ku.

Umat Allah harus dengan tulus berbalik kepada Allah dengan segenap hati dan mendambakan kehadiran-Nya dan bukan hanya sekedar ingin luput dari kemalangan.

  1. Berbalik dari jalan-jalan-Nya yang jahat.

Umat Allah harus sungguh-sungguh bertobat dengan berbalik dari dosa-dosa khusus dan semua bentuk penyembahan berhala, meninggalkan kompromi dengan dunia dan menghampiri Allah untuk menerima kemurahan, pengampunan dan penyucian.

Tuhan Yesus Memberkati Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *