Menyembah Allah

Menyembah Allah

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. (Yohanes 4:23)

Iblis dan setan selalu berusaha agar manusia tidak lagi menyembah Allah, tetapi akan mengarahkan agar manusia menyembah kepada Iblis dan setan. Melalui berbagai tipu muslihat Iblis dengan berbagai media dan peralatan, Iblis berusaha menipu manusia agar lebih tertarik untuk menyembah selain Tuhan. Dengan cara yang licik dan membodohi manusia dengan menakut-nakuti manusia seperti yang dilakukan terhadap masyarakat primitive, manusia diarahkan untuk menyembah dan memuja matahari, bulan, bintang, gunung, pohon besar, burung dan binatang lainya. Tetapi pada jaman sekarang cara ini masih sering dilakukan oleh orang modern bahkan yang sudah mengenal Tuhan.

Penyembahan berhala di jaman modern sekarang ini tidak terlalu mencolok, tetapi banyak orang yang melakukan, misalnya membaca peruntungan melalui ramalan bintang dan horoskop di harian atau majalah. Mereka tidak lagi mendengarkan Firman Tuhan, tetapi mereka lebih percaya pada petunjuk para peramal. Tidak sedikit juga orang yang terlibat dalam pengkultusan pribadi dan tidak memberi tempat pada Allah dalam kehidupan mereka. Manusia lebih senang mengandalkan manusia atau kekuatannya sendiri dan tidak lagi mengandalkah Allah. Tuhan Yesus datang untuk membawa manusia kepada penyembahan yang benar.

Penyembahan yang sesungguhnya adalah penyembahan hanya kepada Allah yang timbul dari hati. Penyembahan yang benar harus dilakukan oleh orang yang hidupnya sudah dibenarkan oleh Tuhan dan dilakukan dengan senap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi. Bukan hanya formalitas yang rutinitas saja. Dan penyembahan itu hanya untuk Allah.

Jadilah penyembah-penyembah Allah yang benar, karena Allah Bapa di dalam Tuhan Yesus menghendaki yang demikian. Sehingga dikenan Tuhan dan apa saja yang kamu minta dan doakan di dalam Tuhan Yesus Kristus diberikan-Nya oleh Allah. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *