Miliki Mimpi Besar

Miliki Mimpi Besar

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,(Ulangan 28:13)
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.(Yeremia 29:11)

Setiap orang percaya pada Tuhan Yesus harus punya mimpi, yaitu sebuah visi yang akan dicapai pada beberapa waktu kedepan. Karena tanpa mimpi seseorang kurang memiliki tujuan dalam hidupnya, sehingga tidak dapat mencapai apa-apa dalam hidupnya. Hidup hanya biasa-biasa saja, tidak ada keinginan yang berarti, hidup hanya mengalir mengikuti arus saja.

Mengapa kita perlu memiliki mimpi besar dalam hidup ini? Karena Allah punya mimpi / rencana besar bagi kita. (Ulangan 28:13; Yeremia 29:11). Kita memang harus memiliki mimpi besar, oleh sebab itu agar kita dapat mencapainya, maka kita mimpi besar kita harus dimulai dari

  1. Kesetiaan kepada Tuhan.

Tuhan itu setia dan adil oleh sebab itu kita harus setia kepada Tuhan, sebab yang menentukan hidup kita adalah Tuhan, Dia yang memberi kekuatan kepada kita untuk meraih mimpi kita. Dia yang merencanakan hidup kita, sanggup menolong kita. Dia yang memberi keberhasilan kepada kita.

1 Raja Raja 2:3 Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju.

  1. Setia pada perkara kecil

Segala sesuatu yang besar pasti dimulai dari yang kecil. Ketika kita memiliki mimpi besar maka kita harus mulai mencapainya dengan melakukan hal-hal dari yang paling kecil yang akan mengarah pada tercapainya tujuan kita. Kalau ingin berhasil dalam hidup ini kita tidak boleh meremehkan hal-hal yang sekecil apapun, kita harus setia pada perkara yang paling kecil sekalipun.

Lukas 16:10 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

  1. Tetap hidup benar di hadapan Allah.

Tuhan mau mempercayakan hal-hal yang besar kepada orang yang berlaku benar. Sebab jika seseorang yang tidak benar dipercaya sesuatu, maka akan sangat membahayakan baik untuk dirinya sendiri atau orang lain. Semua orang boleh memiliki mimpi tetapi mimpi itu harus benar dan ini hanya dimiliki oleh orang yang hidup benar di hadapan Tuhan. Apakah kita masih bisa hidup benar di hadapan Tuhan sewaktu kita sendirian? Hidup benar di hadapan Tuhan perlu supaya kita tidak jatuh ke dalam dosa.

1 Raja Raja 15:4-5 Tetapi oleh karena Daud maka TUHAN, Allahnya, memberikan keturunan kepadanya di Yerusalem dengan mengangkat anaknya menggantikan dia dan dengan membiarkan Yerusalem berdiri, karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu.

Tetap semangat Tuhan Yesus Memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *