Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:13) Tidak ada orang yang kebal terhadap kesulitan, setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan hidup. Bahkan dari waktu ke waktu setiap orang percaya juga diijinkan untuk mengalami pelbagai kesulitan. Di dalam Alkitab orang saleh juga tidak terlepas dari kesulitan : Paulus – Mempunyai penderitaan jasmaniah (2 Korintus 12:7-10) – menderita karena penganiayaan, perlakuan kasar, dipenjara, perampokan, kapal karam, bahkan hamper kehilangan nyawa. Stefanus – Dianiaya, dirajam sampai mati, karena imannya kepada Tuhan Yesus (Kisah 7:54-59). Ayub – Kehilangan harta miliknya. – Kehilangan anak-anaknya – Tubuhnya dipenuhi penyakit kulit. – Isterinya mencemoohkanRead More →

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan (1 Timotius 6:9) Besarnya pengaruh yang ditimbulkan oleh sebuah pencobaan, tidak sama dari waktu ke waktu, dari satu tempat ke tempat lain dan dari setiap pribadi. Tetapi dari bacaan ayat firman Tuhan di atas bahwa ada orang yang ingin kaya meskipun ia tidak mampu untuk menghadapi yang biasa dihadapi oleh orang kaya. Sudah tentu bahwa tidak semua orang sanggup menghadapi kekayaan, karena dia akan seperti menghadapi singa atau harimau, kalau tidak dapat menguasainya akan ditelannya.Read More →

Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga (2 Korintus 9:6) Tuhan Yesus penuh belas kasihan terhadap semua orang (Markus 6:34), Ketika melihat kumpulan orang banyak, Dia melihat setiap orang adalah jiwa yang berharga yang telah Tuhan ciptakan. Dia rindu untuk mengajarkan Firman Tuhan bagi mereka dalam cara yang bisa mereka mengerti dan taati. Dia rindu untuk menyembuhkan mereka yang sakit. Kumpulan orang banyak itu bagi Yesus mewakili seluruh kemanusiaan dunia, orang yang direndahkan, tak berdaya dan menanti untuk mendengar kebenaran tentang Tuhan. Dia tidak pas hanya mengajar sedikit murid, sasaran-Nya adalah untuk mengajarkanRead More →

Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku (Mazmur 62:2) Apakah kehidupan saudara dekat dengan Tuhan? Hidup dekat dengan Allah merupakan kebutuhan yang mendasar dan paling penting bagi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan di dalam diri manusia ada satu bagian yang tidak dapat diisi oleh apapun dan siapapun, kecuali oleh Allah. Jika bagian itu tidak diisi oleh Allah maka manusia akan mengalami kekosongan jiwa. Terkadang manusia mengisinya dengan hiburan-hiburan dunia, pekerjaan, bahkan dengan kegiatan-kegiatan sosial, tetapi tetap saja kosong dan kehampaan saja yang didapat. Dekat dengan Allah = akrab atau intim dengan Allah. Keintiman dengan Allah membuat mausia bisa mengerti jalan-jalan hidupnya dan tidakRead More →

Yakub telah melarikan diri dari ancaman Esau. Selama pelarian, ia merasakan ketidakpastian dan ketakutan. Tetapiketika Yakub tiba di Bethel, maka segalanya menjadi berbeda. Di tempat itu ia bertemu dengan Allah lewat mimpi. Dalam mimpinya tersebut, Tuhan meneguhkan bahwa Yakublah yang berhak mewarisi perjanjian Tuhan dengan abraham, dan Tuhan akan menyertainya ke manapun ia pergi. Saat terbangun dari tidurnya, Yakub merasakan hadirat Allah yang dasyat. Kemudian ia mengikat perjanjian dengan Tuhan, bahwa mulai hari itu ia akan menjadikan Tuhan sebagai Allahnya secara pribadi. Pertemuan ini menjadi titik tolak dari kehidupan Yakub untuk bertumbuh dalam rencana Allah. Bethel adalah tempat yang mengubah kehidupan iman Yakub. Di BethelRead More →

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23) Apakah ada manusia di dunia ini yang tidak dikenal oleh Tuhan? Pastilah semua orang besar, kecil, tua, muda atau apapun keberadaannya, tidak akan lepas dari pandangan Allah. Tuhan Maha tahu, Dia mengenal semua orang sampai kedalaman hatinya. Justru karena Allah Maha Tahu, maka Dia mengenal siapa kepunyaan-Nya dan siapa yang bukan milik-nya. Siapa yang percaya dengan sungguh-sungguh dan yang tidak sungguh-sungguh. Siapa yang tulus dan yang tidak tulus. Sebagai Gembala yang baik, Tuhan Yesus mengenal domba-domba-Nya dengan sangat baik. AkulahRead More →