Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. (Yohanes 4:23) Iblis dan setan selalu berusaha agar manusia tidak lagi menyembah Allah, tetapi akan mengarahkan agar manusia menyembah kepada Iblis dan setan. Melalui berbagai tipu muslihat Iblis dengan berbagai media dan peralatan, Iblis berusaha menipu manusia agar lebih tertarik untuk menyembah selain Tuhan. Dengan cara yang licik dan membodohi manusia dengan menakut-nakuti manusia seperti yang dilakukan terhadap masyarakat primitive, manusia diarahkan untuk menyembah dan memuja matahari, bulan, bintang, gunung, pohon besar, burung dan binatang lainya. Tetapi pada jaman sekarang cara iniRead More →

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku (Matius 16:24) Salib merupakan lambang penderitaan. Penderitaan bukan karena akibat dari melakukan kesalahan sendiri, tetapi penderitaan oleh karena melakukan kebenaran. Tuhan Yesus disalibkan bukan karena kesalahan-Nya sendiri, melainkan karena dosa manusia. Tuhan Yesus rela disalib karena kasih-Nya akan manusia, sehingga Ia rela menderita untuk menebus manusia dari segala dosanya. Sehingga manusia yang percaya pada penebusan Tuhan Yesus, tidak lagi mengalami penderitaan kekal di neraka, tetapi mendapatkan kemuliaan di sorga, kerena segala penderitaannya sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Setiap orang yang mauRead More →

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28) Hanya orang yang beriman yang benar-benar percaya bahwa Allah berkuasa untuk mengendalikan kehidupannya. Kita mungkin biasa menghadapi keadaan seperti apa adanya, mengatakan Allah mengendalikannya, tetapi kita benar-benar mempercayai perkataan itu. Kita bersikap seolah-olah semua hal yang terjadi dikendalikan sepenuhnya oleh manusia. Untuk menjadi setia dalam segala keadaan berarti kita hanya memiliki satu kesetiaan, atau tujuan dari iman kita, Tuhan Yesus Kristus. Allah mungkin saja mengijinkan situasi di sekitar kita kacau balau secara tiba-tiba, yang dapat membuatRead More →

Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. (Mazmur 67:4) Ketika semua harga barang naik dan kebutuhan meningkat, sementara gaji tidak naik, dapatkah kita mengucap syukur kepada Allah? Harusnya dapat, karena mengucap syukur adalah sikap hati, tidak tergantung situasi dan kondisi. Kita bersyukur karena mengerti bahwa segala sesuatu yang terjadi selalu mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihiNya. Kita juga bersyukur karena segala perbuatanNya adil dan benar. Kita patut besyukur karena hari ini masih bisa bernafas, sementara ada banyak orang yang terbaring di rumah sakit dengan bantuan tabung oksigen. Apa yang terjadi ketika kita mengucap syukur? Dengan bersyukur kita mengakui kedaulatan Allah atasRead More →

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:34-35) (TB) Mengasihi adalah perintah dari Tuhan Yesus. Jadi mengasihi bukan hanya kewajiban, yang bila dikerjakan sudah selasai. Tetapi sebuah perintah yang harus dilakukan secara terus menerus, sama seperti Tuhan Yesus sudah mengasihi kita. Kasih Tuhan Yesus kepada manusia ialah : Kasih tanpa syarat Dalam kitab Imamat 19:18, Allah memberikan perintah, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”. Siapakah sesamaku manusia? Tuhan Yesus dalam menjawab pertanyaan iniRead More →

Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya (Mazmur 146:5) Siapakah Yakub, yang dulunya si penipu yang akhirnya dipilih Allah untuk melahirkan duabelas suku Israel? Dan setiap orang yang percaya kepada Allah-nya akan disebut berbahagia? Setelah mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Allah bahkan bergumul langsung dengan Allah, Yakub menjadi orang yang hidupnya berkenan kepada Allah, bahkan tercatat dalam Alkitab dalam daftar orang beriman. (Ibrani 11:9,20,21). Dari kisah ini kita menjadi tahu bahwa jalan Tuhan bukan jalan manusia. tuhan bisa memakai siapa saja menjadi alat-Nya sesuai dengan kehendak Tuhan. Mungkin diantara kita ada seseorang yang hidupnya seperti Yakub atau melebihi YakubRead More →