“Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalan-Nya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2 Tawarikh 7:14) Keadilan Allah berupa hukuman atas umat-Nya pada waktu umat-Nya mengalami kemerosotan moral, ketidak-acuhan rohani, dan kompromi dengan dunia harus ditegakkan. Hukuman itu berupa kekeringan, kemandulan, dan penyakit sampar. Akan tetapi kesetiaan Allah pada umat-Nya juga tetap berlaku, yaitu suatu janji yang bersyarat yang diberikan Allah kepada umat-Nya, dimana jika umat-Nya ingin mengalami pemulihan dan kebangunan rohani baik secara pribadi maupun secara nasional, maka langkah-langkah berikut harus dilakukan : Merendahkan diri.Read More →

Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku (Mazmur 32:5) Manusia terbentuk dari tiga unsur, yaitu roh, jiwa dan tubuh. Seperti tubuh dan jiwa bisa mengalami sakit, demikian roh manusia juga bisa terjangkit penyakit. Kalau roh manusia itu sakit, ia akan mempengaruhi juga jiwa dan tubuh. Penyakit roh manusia adalah dosa. Karena dosa manusia harus mengalami kematian, dan selama hidupnya manusia ada dalam penderitaan. Sungguh dosa adalah penyakit roh manusia yang pengaruhnya lebih ganas dari penyakit manapun di dunia ini. Bagaimana jalan keluar dari sakit rohani? Apakah ada obat yang bisa menyembuhkanRead More →