KONSEP VISI ABADI (Bagian 4) Oleh Ps. Petrus Tarigan Pada bagian ini, kita akan membahas sesuatu yang sedikit unik dan ekstrem. Tema pada bagian ini adalah: pada titik tertentu, “musuh utama Tuhan adalah hamba Tuhan”. Jangan kaget dulu. Mari kita dalami maksud kalimat ini? Menjelaskan hal ini, saya hendak memberikan sedikit ilustrasi. Selain film bernuansa komedi, kesukaan saya dalam menonton film adalah suatu film yang bertemakan ancaman atau pembunuhan presiden Amerika atau terhadap pemimpin pemimpin besar lainnya di dunia. Keluarga saya sangat memahami hal  ini, sehingga, jika ada film baru bertemakan hal tersebut, saya langsung diberi informasi oleh anak anak saya dan kami menonton bersamaRead More →

Mengunjungi tempat pelayanan salah satu keluarga Hamba Tuhaan Pedesaan di Dusun Seloagung, Desa Siliragung, Banyuwangi untuk melihat lebih dekat lagi bagi Hamba Tuhan yang dengan fasilitas seadanya giat menolong orang lain untuk mengalami pemulihan hidup secara jasmani dan rohani. Kunjungan merupakan suport secara moral dan spiritual bagi seorang pelayan dan keluarganya di pedesaan, sehingga semangatnya dalam melayani Tuhan dan sesama akan terus dikobarkan dan Hamba Tuhan tidak lagi merasa sendirian, tetapi ada orang lain yang dikirim Tuhan untuk mendoakan dan mendukung dalam pelayanannya. Bagi Komunitas Peduli Hamba Tuhan Pedesaan, kunjungan akan membuka wawasan sekaligus melihat secara langsung kebutuhan seorang Hamba Tuhan yang melayani di pedesaan,Read More →

Jika ia berusia muda, ia dianggap kurang pengalaman Jika rambutnya telah putih, ia dianggap terlalu tua untuk kaun muda Jika ia berkhotbah dengan catatan, khotbahnya dicap kering dan kurang kuasa Roh Kudus Jika tubuhnya gemuk, dianggap tidak pernah berpuasa Jika badannya kurus, dianggap kurang iman. Jika ia berkhotbah tanpa catatan, ia dianggap kurang persiapan Jika ia melayani orang-orang miskin di gereja ia dianggap sok pamer Jika ia menaruh perhatian pada orang-orang kaya ia dianggap berusaha menjadi orang yang pilih kasih Jika ia berusaha melakukan pembaharuan ia dituduh sewenang-wenang Jika ia melanjutkan saja apa yang ada ia dianggap boneka Jika ia memakai terlalu banyak ilustrasi dalamRead More →

Kata hamba dalam Kitab Perjanjian Lama menggunakan kata Ibrani eyed yang berarti seseorang yang bekerja untuk keperluan orang lain, untuk melaksanakan kehendak orang lain. Seorang hamba selain bekerja untuk tuannya, ia juga sekaligus menjadi milik tuannya. Kata eyed dalam penggunaan umumnya berarti budak. Sedangkan kata hamba dalam bahasa Yunani menggunakan kata doulos yang mempunyai arti orang yang bergantung pada orang lain, seseorang yang tidak memiliki lagi hak atas dirinya sendiri karena dimiliki penuh oleh tuannya. Dalam penggunaannya kata hamba Tuhan sering dipakai untuk menunjukkan kerendahan diri dan hati seseorang di hadapan Tuhan, “Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup…” (Mazmur 119:17; Keluaran 4:10). KataRead More →