Orang benar akan hidup oleh iman (Roma 1:17) Makan untuk hidup atau hidup untuk makan. Bukankah pertanyaan ini sering diajukan kepada kita, ataupun kita mengajukannya kepada orang lain? Bukan perkara makan atau tidak makan supaya kita hidup. Melainkan karena iman kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kita hidup. Apabila dengan iman kita menerima Yesus ke dalam hati dan menyerahkan kehidupan kita untuk taat kepada-Nya, maka di dalam Dia kita menerima kehidupan Allah itu. Kehidupan itu bukan sesuatu yang baru akan diterima di sutu dunia yang lain atau mendatang. Hal itu adalah sesuatu yang dapat kita alami di dunia ini, sekarang juga. “”Barang siapa memiliki Anak (Yesus),Read More →

Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku (Mazmur 32:5) Manusia terbentuk dari tiga unsur, yaitu roh, jiwa dan tubuh. Seperti tubuh dan jiwa bisa mengalami sakit, demikian roh manusia juga bisa terjangkit penyakit. Kalau roh manusia itu sakit, ia akan mempengaruhi juga jiwa dan tubuh. Penyakit roh manusia adalah dosa. Karena dosa manusia harus mengalami kematian, dan selama hidupnya manusia ada dalam penderitaan. Sungguh dosa adalah penyakit roh manusia yang pengaruhnya lebih ganas dari penyakit manapun di dunia ini. Bagaimana jalan keluar dari sakit rohani? Apakah ada obat yang bisa menyembuhkanRead More →

Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:13) Tidak ada orang yang kebal terhadap kesulitan, setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan hidup. Bahkan dari waktu ke waktu setiap orang percaya juga diijinkan untuk mengalami pelbagai kesulitan. Di dalam Alkitab orang saleh juga tidak terlepas dari kesulitan : Paulus – Mempunyai penderitaan jasmaniah (2 Korintus 12:7-10) – menderita karena penganiayaan, perlakuan kasar, dipenjara, perampokan, kapal karam, bahkan hamper kehilangan nyawa. Stefanus – Dianiaya, dirajam sampai mati, karena imannya kepada Tuhan Yesus (Kisah 7:54-59). Ayub – Kehilangan harta miliknya. – Kehilangan anak-anaknya – Tubuhnya dipenuhi penyakit kulit. – Isterinya mencemoohkanRead More →

Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku (Mazmur 62:2) Apakah kehidupan saudara dekat dengan Tuhan? Hidup dekat dengan Allah merupakan kebutuhan yang mendasar dan paling penting bagi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan di dalam diri manusia ada satu bagian yang tidak dapat diisi oleh apapun dan siapapun, kecuali oleh Allah. Jika bagian itu tidak diisi oleh Allah maka manusia akan mengalami kekosongan jiwa. Terkadang manusia mengisinya dengan hiburan-hiburan dunia, pekerjaan, bahkan dengan kegiatan-kegiatan sosial, tetapi tetap saja kosong dan kehampaan saja yang didapat. Dekat dengan Allah = akrab atau intim dengan Allah. Keintiman dengan Allah membuat mausia bisa mengerti jalan-jalan hidupnya dan tidakRead More →

Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:14-17) Bangunlah dari tidurmu dan bangkitlah dari antara orang mati! Apakah saat ini Anda tertidur, sebab orang yang tidur adalah orang yang tidak melakukan apa-apa, hanya berbaring terdiam, tetapi berkelana-kemana-mana dalam mimpi-mimpi dan bukan kenyataan. Berhenti melakukan sesuatu, berhenti berkarya, berhenti berkreasi bahkan berhenti menghasilkan sesuatuRead More →