KONSEP VISI ABADI (Bagian 3) Oleh : Ps. Petrus Tarigan Karena itu, dalam menjalankan  pelayanan, seharusnya kita berada dalam perasaan “roh yang ringan”, bahkan dengan sukacita, bukan dengan beban yang berat. Salah satu tanda pelayanan yang benar adalah kita melakukan pelayanan itu dengan perasaan “roh yang ringan”, bahkan dengan suka cita, sekalipun dalam pelayanan yang terlihat sulit dan berat. Namun kita menyadari, kita melakukannya dengan perasaan roh yang ringan. Itu adalah tanda pelayanan kita telah sesuai dengan kehendak Tuhan bagi kita. Kembali kepada fokus dari materi ini. Jadi, karena esensi gereja adalah milik Kristus, maka visi (yaitu tujuan dan kehendak) yang berlaku dan akan dicapaiRead More →

Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya. (Mazmur 20:7) Pada suatu waktu dalam hidup ini, setiap kita bisa saja menghadapi badai dalam bentuk situasi, keadaan, hambatan, masalah dan kesulitan. Biasanya badai tersebut datang untuk menyimpangkan kita dari jalur yang sudah ditetapkan Allah bagi kita. Badai datang untuk menghambat kita dan menghalangi penggenapan kehendak Allah atas diri kita, mencegah terlaksananya kehendak Allah, dan menghalangi kita melakukan apa yang Allah inginkan. Kadang-kadang badai ditimbulkan oleh Iblis. Tetapi kadang-kadang badai itu berkaitan dengan orang-orang lain, yaitu masalah-masalah yang timbul yang mempengaruhiRead More →