Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. (Yohanes 4:23) Iblis dan setan selalu berusaha agar manusia tidak lagi menyembah Allah, tetapi akan mengarahkan agar manusia menyembah kepada Iblis dan setan. Melalui berbagai tipu muslihat Iblis dengan berbagai media dan peralatan, Iblis berusaha menipu manusia agar lebih tertarik untuk menyembah selain Tuhan. Dengan cara yang licik dan membodohi manusia dengan menakut-nakuti manusia seperti yang dilakukan terhadap masyarakat primitive, manusia diarahkan untuk menyembah dan memuja matahari, bulan, bintang, gunung, pohon besar, burung dan binatang lainya. Tetapi pada jaman sekarang cara iniRead More →

Orang benar akan hidup oleh iman (Roma 1:17) Makan untuk hidup atau hidup untuk makan. Bukankah pertanyaan ini sering diajukan kepada kita, ataupun kita mengajukannya kepada orang lain? Bukan perkara makan atau tidak makan supaya kita hidup. Melainkan karena iman kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kita hidup. Apabila dengan iman kita menerima Yesus ke dalam hati dan menyerahkan kehidupan kita untuk taat kepada-Nya, maka di dalam Dia kita menerima kehidupan Allah itu. Kehidupan itu bukan sesuatu yang baru akan diterima di sutu dunia yang lain atau mendatang. Hal itu adalah sesuatu yang dapat kita alami di dunia ini, sekarang juga. “”Barang siapa memiliki Anak (Yesus),Read More →

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku (Matius 16:24) Salib merupakan lambang penderitaan. Penderitaan bukan karena akibat dari melakukan kesalahan sendiri, tetapi penderitaan oleh karena melakukan kebenaran. Tuhan Yesus disalibkan bukan karena kesalahan-Nya sendiri, melainkan karena dosa manusia. Tuhan Yesus rela disalib karena kasih-Nya akan manusia, sehingga Ia rela menderita untuk menebus manusia dari segala dosanya. Sehingga manusia yang percaya pada penebusan Tuhan Yesus, tidak lagi mengalami penderitaan kekal di neraka, tetapi mendapatkan kemuliaan di sorga, kerena segala penderitaannya sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Setiap orang yang mauRead More →

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28) Hanya orang yang beriman yang benar-benar percaya bahwa Allah berkuasa untuk mengendalikan kehidupannya. Kita mungkin biasa menghadapi keadaan seperti apa adanya, mengatakan Allah mengendalikannya, tetapi kita benar-benar mempercayai perkataan itu. Kita bersikap seolah-olah semua hal yang terjadi dikendalikan sepenuhnya oleh manusia. Untuk menjadi setia dalam segala keadaan berarti kita hanya memiliki satu kesetiaan, atau tujuan dari iman kita, Tuhan Yesus Kristus. Allah mungkin saja mengijinkan situasi di sekitar kita kacau balau secara tiba-tiba, yang dapat membuatRead More →

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:34-35) (TB) Mengasihi adalah perintah dari Tuhan Yesus. Jadi mengasihi bukan hanya kewajiban, yang bila dikerjakan sudah selasai. Tetapi sebuah perintah yang harus dilakukan secara terus menerus, sama seperti Tuhan Yesus sudah mengasihi kita. Kasih Tuhan Yesus kepada manusia ialah : Kasih tanpa syarat Dalam kitab Imamat 19:18, Allah memberikan perintah, “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”. Siapakah sesamaku manusia? Tuhan Yesus dalam menjawab pertanyaan iniRead More →

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23) Apakah ada manusia di dunia ini yang tidak dikenal oleh Tuhan? Pastilah semua orang besar, kecil, tua, muda atau apapun keberadaannya, tidak akan lepas dari pandangan Allah. Tuhan Maha tahu, Dia mengenal semua orang sampai kedalaman hatinya. Justru karena Allah Maha Tahu, maka Dia mengenal siapa kepunyaan-Nya dan siapa yang bukan milik-nya. Siapa yang percaya dengan sungguh-sungguh dan yang tidak sungguh-sungguh. Siapa yang tulus dan yang tidak tulus. Sebagai Gembala yang baik, Tuhan Yesus mengenal domba-domba-Nya dengan sangat baik. AkulahRead More →