Kesembuhan Illahi

Kesembuhan Illahi

 1. Apa itu kesembuhan Illahi?

Kesembuhan Illahi ialah pulihnya kelainan organ tubuh atau pulihnya fungsi tubuh seseorang yang terjadi secara gaib yang dikerjakan sendiri oleh Allah, baik melalui kuasa doa, kuasa penumpangan tangan, pengurapan minyak, mendengar puji-pujian, mendengar kesaksian atau mendengar Firman Allah, dan sebagainya.

Kesembuhan Illahi dapat dikenali melalui empat tanda:

  • Bagian tubuh yang disembuhkan lengkap dengan sempurna.
  • Kesembuhan itu langsung/melalui proses yang cepat.
  • Kesembuhan itu tetap awet. Tidak dibuat-buat atau tersugesti yang hanya sembuh sepintas lalu.
  • Doa kesembuhan yang penuh kuasa itu diucapkan dalam nama Tuhan Yesus (pemilik mujizat kesembuhan Illahi).

2. Apakah mujizat kesembuhan masih berlaku sampai sekarang?

Nabi Yesaya pernah bernubuat tentang kesembuhan di Kitab Suci berkaitan erat dengan munculnya Tuhan Yesus. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.(Yesaya 53:4-5).

Kedatangan Tuhan Yesus merupakan wujud dari kedatangan Kerajaan Allah yang berarti permulaan hancurnya kerajaan setan. Tuhan Yesus datang ke dunia supaya Dia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.. (1Yohanes 3:9).

Pemberitaan kesembuhan dengan pengusiran setan adalah dua perintah dasar, dalam hal ini Tuhan Yesus mendapat kuasa penuh dari Allah. Perintah penyembuhan dan pengusiran setan telah diteruskan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridnya dan setiap orang yang percaya kepadaNya. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:17-18). dan dalam perjalanan orang yang percaya pada Tuhan Yesus mujizat kesembuhan ini masih berlaku sampai sekarang ini.

3. Bagaimana mengalami kesembuhan Illahi?

a. Dasar kesembuhan menurut Kitab Suci:

  • Allah sendiri menetapkan kesembuhan bagi manusia.“Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu” (Mazmur 103:3)
  • Kesembuhan dinubuatkan oleh para nabi. “Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.”(Yeremia 33:6) “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”(Yesaya 53:4-5).
  • Dipraktekkan oleh Tuhan Yesus (Tertulis dalam Kitab Suci Injil)
  • Tuhan Yesus menugaskan kepada para muridNya/setiap orang yang percaya kepadaNya. “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” (Matius 10:7-8). “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.””(Markus 16:17-18).

b. Untuk mengalami kesembuhan beberapa hal perlu dipertimbangkan:

  • Memiliki iman pribadi/percaya bahwa Tuhan Yesus berkuasa menyembuhkan, seperti yang dialami seorang perempuan dengan penyakit pendarahan. “Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu..(Matius 9:20-22).
  • Doa pribadi, ada permintaan pribadi kepada Tuhan Yesus yang memiliki mujizat kesembuhan untuk menyembuhkan dan menyucikan dosa.“Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: “Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi.” Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN. Ia berkata: “Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Yesaya: “Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi” (Yesaya 38:1-5)
  • Atau melalui orang lain yang beriman agar berdoa untuk kesembuhan yang sakit. “Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: “Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia.” (Bilangan 12:13).
  • Melalui doa bersama. “Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”(Yakobus 5:15-16)
  • Doa dengan urapan minyak “Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan”. (Yakobus 5:14).
  • Dengan karunia Roh Allah (Roh Suci) untuk menyembuhkan.“Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.” (1Korintus 12:9).

c. Di antara penderita yang didoakan, ada juga yang tidak sembuh, kemungkinan penyebabnya antara lain:

  • Memang kurang beriman.“Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.” (Matius 13:58).
  • Mungkin ada dosa yang tersembunyi.“Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.” (Mazmur 66:18)
  • Salah berdoa.“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” (Yakobus 4:3).
  • Sebagai ujian iman. “sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.” (Yakobus 1:3).rn
  • Menuju kesempurnaan kuasa Tuhan.“Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat” (2Korintus 12:10). Apa yang harus Anda lakukan?“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” (Kisah Para Rasul 16:31).

Hanya percaya saja, tidak perlu menjadi siapa-siapa, tetaplah menjadi diri sendiri, tidak perlu meninggalkan apa yang telah biasa dilakukan yang baik. Yang perlu hanyalah hidup baru, meninggalkan segala perbuatan dosa dan memulai hidup baru yang benar sesuai ajaran Tuhan Yesus Kristus, bukan ajaran manusia. Semoga Anda mengalami kesembuhan yang sempurna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Penyebab PenyakitPenyebab Penyakit

Menurut ilmu kedokteran penyebab penyakit diantaranya :  – Penyakit yang diturunkan– Kelainan bawaan (kongenital)– Penyakit degeneratif– Penyakit metabolisme– Infeksi– Keganasan, dan sebagainya. Menurut Kitab Suci penyebab penyakit :  1. Akibat

Kesembuhan RohaniKesembuhan Rohani

KESEMBUHAN ROHANIDosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku (Mazmur 32:5) Manusia terbentuk dari tiga unsur, yaitu